Iron Lady
Has anybody watched Iron Lady on the theater?
Senin lalu gue nonton Iron Lady di XXI Ciwalk. Pengetahuan gue tiga menit sebelom film dimulai hanyalah sejauh bahwa film ini tentang seorang tokoh sejarah. Ditilik dari judulnya mungkin tentang seorang penyetrika yang sangat handal sampe jadi terkenal seantero dunia. Atau tentang bagaimana Tony Stark menemukan tambatan hatinya.
My level of curiosity on this movie is obviously reflect my level of interest. A movie about an old lady having a senile syndrome..hmm if only my friends didn’t speak very highly of it, this movie is definitely going down on my to-watch-list.
…..
About 100 minutes later, when lights were turned back on, i beg to differ on my last statement. It was awesome!
Terlepas dari akting Meryl Streep yang keren dalam memerankan Margaret Thatcher, tokoh utama film ini, film ini ngasih edukasi sejarah dan politik yang lumayan buat orang awam kayak gue. Mungkin masih terbumbui pandangan yang memihak dari kreator film ini atau pemerintah United Kingdom sendiri, but hey, history were told by the winning general, wasn’t it? :)
Jadi film ini berkisah tentang Margaret Thather, mantan Prime Minister United Kingdom yang menjabat di Downing Street 10 (visually presented with great cinematography, Downing Street 10 is the central office for United Kingdom by that time) taun 1979-1990. Kisah dimulai dengan scene MT yang udah tua sedang beres-beres barang dan digambarkan ngeliat halusinasi hidup suaminya yang sebenernya udah meninggal, Denis Thatcher. (Jim Broadbent, maen di Harry Potter juga jadi Prof. Slughorn, pantes kayak sering liat :D)
Film lalu bergulir mundur-maju antara karier politik dan kehidupan MT dari kecil sampe menjabat jadi PM dan MT masa kini yang digambarin banyak berdiskusi dengan bayangan Denis tentang pengorbanan-pengorbanan yang dilakuin MT demi mencapai kegemilangan karier politiknya.
Overall it was a great educational movie. I give 8 out of ten for Iron Lady. :)
Moreover this movie pushed my curiosity about this Margaret Thatcher so i spent a little time doing background research about her, her political career, constitutional policies, and how most of UK citizens idolize her almost as much as her even-more-worldwide-famous predecessor, Winston Churchill.
Jadi Margaret Thatcher ini lahir di Grantham, sebuah kota kecil di Lincolnshire, dalam sebuah keluarga yang punya bisnis toko kelontong. Ayahnya, Alfred Roberts, adalah seorang politis lokal dari Partai Konservatif. Ayahnya inilah yang menanamkan ideologi konservatif dalam diri MT sekaligus ngasi keyakinan bahwa seorang cewe itu ga boleh hanya berdandan yang cantik supaya nanti dapet suami kaya dan hidup bahagia. (Pada masa itu gerakan feminis belum marak) Alfred terus memotivasi MT sampe akhirnya MT berhasil masuk Oxford.
Karier politik MT dimulai dengan jadi anggota parlemen (Member of Parliament) Finchley di taun 1959. Saat jadi anggota parlemen ini MT banyak mengkritisi kebijakan pajak yang dikeluarin pemerintahan serikat buruh.* Taun 1970, Partai Konservatif menang pemilu, menempatkan Edward Heath di kursi Prime Minister dan MT jadi Menteri Pendidikan dan Keilmuan (Secretary of State for Education and Science).
Karier MT menanjak sejak dia terpilih jadi ketua Partai Konservatif taun 1975, sekaligus jadi ketua pihak oposisi (Leader of The Opposition) lalu taun 1979 berhasil bawa Partai Konservatif menang pemilu, yang kemudian menobatkan MT jadi Prime Minister sampe 1990.
Cara pandang Margaret Thatcher soal politik kenegaraan emang keras dan ga populis, dia percaya bahwa rakyat ada untuk negara dan rakyat harus terus berusaha dan bekerja baik di saat sejahtera maupun sulit untuk kelangsungan hidup negara. (Pada masa itu Inggris terkenal dengan sisi narsistik mereka dan slogannya, “The Great Britain!”)
Kebijakan-kebijakan politik Margaret Thatcher yang terkenal diantaranya;
- Penutupan/ penjualan perusahaan milik negara (BUMN lah mun di urang mah :D) yang kurang menguntungkan. Kebijakan ini paling keras diprotes pihak oposisi terutama Trade Union, karena penutupan perusahaan-perusahaan ini berujung pada pemecatan jutaan pekerja.
- Penarikan subsidi. MT yang sangat menjunjung tinggi kebanggan menjadi seorang British berprinsip bahwa saat keadaan ekonomi memburuk, adalah rakyat yang harus bekerja lebih keras untuk mengembalikan stabilitas ekonomi kerajaan. Karena itu saat titik nadir keadaan ekonomi Inggris pun MT tetap menarik subsidi dan hal ini membuat jutaan pengangguran (yang timbul karena kebijakan pertama) menjadi marah dan membuat demo dan kerusuhan.
- Menyerang Argentina saat Falkland War, 1982. Banyak kontroversi tentang kebijakan ini. Beberapa pihak menyebutkan bahwa pihak Argentina lah yang duluan menyerang sekaligus berperan sebagai agresor pada saat perebutan Kepulauan Falkland antara Argentina dengan Inggris. Sumber lain menyatakan bahwa MT lah yang mengeluarkan perintah menyerang pertama saat kapal Argentina mulai mundur dari Falkland. Ada juga teori konspirasi bahwa tangan kanan MT, Geoffrey lah otak dibalik penyerangan tersebut. Well anyway, film ini mengambil versi kedua untuk difilmkan.
Yak sekian dari sayah tentang Margaret Thatcher. Asik juga ternyata nulis biografi orang hehehe. Ntar mau nyoba lagi ah. See ya!

Inilah The Iron Lady

Kalo yang ini bukan.. *yaiyalah*
* Di UK ada 3 partai besar: Conservative Party, Liberal Party, dan Trade Union (Serikat Buruh). Begitu satu partai menang dalam suatu pemilihan, ketua partai itu otomatis jadi Prime Minister, sedangkan dua partai yang kalah tergabung jadi Oposisi.



